Produk Unggulan

Hasil pengelolaan unit usaha dan pemberdayaan masyarakat Desa Tawangsari.

Stik
Bawang Gurih

Rp. 12.000,-

Stik
Beetroot

Rp. 12.000,-

Kripik
Tempe

Rp. 12.000,-

Kripik
Pisang Manis

Rp. 12.000,-

Kripik
Pare

Rp. 12.000,-

Rice Chip
Original

Rp. 15.000,-

Karak Non
Borak

Rp. 12.000,-

Kripik
Jamur Kuping

Rp. 15.000,-

Emping Jagung
Kriuk

Rp. 12.000,-

Bomboloni
Lembut

Rp. 20.000,-

Layanan Air Bersih PAMSIMAS Tawangsari

Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) merupakan layanan air bersih yang dikelola oleh BUMDes Kresna Desa Tawangsari sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sumber air berasal dari sumur bor di Balai Desa serta mata air Kedung Banteng yang didukung dengan infrastruktur seperti tower tangki air dan jaringan pipa distribusi. Air digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi, mencuci, dan keperluan rumah tangga lainnya.

Sejak tahun 2019 hingga 2024, pengelolaan PAMSIMAS secara bertahap dialihkan kepada BUMDes agar lebih optimal dan profesional, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat, khususnya di wilayah Dukuh Ngemplak, Dukuh Suroduwur, dan Dukuh Gunungsari.

Batik Tulis

Kain katun primisima UKURAN: 2,5 x 1,05 m

Batik Tulis

Kembang Kantil

Kain batik yang dicanting memiliki motif kembang kantil. Kembang kantil atau yang biasanya disebut bunga cempaka memiliki makna kasih sayang yang terus bersambung, seperti yang digambarkan oleh sulur-sulurnya yang saling sinambung tanpa terputus

Batik Tulis

Lembu Patra

Dibuat untuk CSR Pertamina Boyolali yang memberi bantuan Sriekandi Patra untuk mewadahi talenta warga difabel dalam membatik, kain lembu patra memiliki motif logo Pertamina yang dikelilingi mahkota bunga. Selain itu, terdapat motif sapi perah yang merupakan ikon Boyolali, sebagai kota produsen susu sapi

Batik Tulis

Bunga Teratai

Terinspirasi dari teratai yang merupakan bunga yang menguncup di saat siang dan mekar menjelang petang, batik ini mengangkat filosofi kuno dimana bunga ini melambangkan kebangkitan dan kelahiran kembali. Akar tanaman ini tumbuh di lumpur, namun bunganya mekar di permukaan air sebagaimana seorang pribadi yang terus berproses namun tetap mengingat tempat asalnya

Batik Tulis

Bunga Matahari

Seperti bunga matahari yang bergerak mengikuti arah matahari dari terbitnya di Timur hingga tenggelamnya di Barat, motif batik ini melambangkan ketekunan seorang pribadi dalam menjalankan rutinitasnya

Batik Tulis

Srikandi Panen

Sriekandi panen didominasi oleh ikon lokakarya kami, Dewi Srikandi, seorang prajurit dan senapati tangguh dalam pewayangan Jawa, yang sedang menarik anak panah Hrusangkali. Selain itu, terdapat motif yang menggambarkan bermacam hasil pertanian khas Boyolali: jagung, pepaya, dan tembakau

Batik Tulis

Kembang Coklat

Terinspirasi dari motif batik kawung dan truntum teratai, motif kembang coklat ini menggambarkan keempat arah mata angin yang mencerminkan kepemimpinan seorang pribadi yang diibaratkan sebagai pusatnya

Batik Tulis

Daun Pepaya

Daun pepaya yang merupakan tanaman obat ini terkenal memiliki rasa pahit. Namun, ia juga sering dijadikan sayuran.

Batik Tulis

Daun Bengkuang

Bengkuang sebagai tanaman melambangkan keteguhan hati nurani; putih bersih meskipun hidup di dalam tanah.

Batik Tulis

Tetesan Air

Motif dari kain ini menyerupai dua tetesan air yang dikelilingi sulur-sulur pendek dan dedaunan yang berulang; menggambarkan hubungan erat yang dimiliki air dengan segala jenis kehidupan.

Batik Tulis

Daun Singkong

Sebagai tanaman yang setiap bagiannya dapat dimanfaatkan, singkong mencerminkan seorang pribadi yang serba tahu dan serba guna, serta ulet dalam menghadapi segala urusan kehidupan.

Batik Tulis

Piring Sedapur

Motif kain batik ini terinspirasi dari batik Jawa Timur. Konon, pring sedapur Motif pring sedapur Sriekandi Patra menggambarkan rumpun pohon bambu yang identik dengan bambu asli tegap dan tajam

Batik Tulis

Anyaman Gedek

Kain batik motif anyaman gedek ini memanfaatkan kuas dalam proses mencanting. Motif ini dibuat menyerupai anyaman bambu yang biasa dijadikan dinding bangunan. Namun filosofi anyaman gedek mencerminkan pribadi-pribadi yang ada di balik dinding tersebut, terutama kebersamaan dan persaudaraan yang mereka miliki.

Batik Tulis

Kembar Mayang

Motif batik ini menggambarkan dua bunga pinang yang serupa tau kembar, dan memiliki makna harapan dan usaha, terutama berkaitan dengan transisi seorang individu dari masa muda ke masa dewasa.

Batik Tulis

Kawung

Kawung melambangkan empat arah mata angin serta pusatnya, yang menggambarkan letak seorang pemimpin dalam tradisi kerajaan Jawa kuno. Kain batik ini tak hanya mencerminkan pribadi seorang pemimpin, namun juga kejernihan akal dan keseimbangan yang lahir dari dukungan lingkungan

Batik Tulis

Kawung Kembang

Kawung melambangkan empat arah mata angin serta pusatnya, yang menggambarkan letak seorang pemimpin dalam tradisi kerajaan Jawa kuno. Kain batik ini tak hanya mencerminkan pribadi seorang pemimpin, namun juga kejernihan akal dan keseimbangan yang lahir dari dukungan lingkungan

Pouch

Kain katun primisima
UKURAN: 17,5cm x 14,5cm

Bawa cantiknya batik ke dalam kehidupan sehari-hari anda dengan menggunakan pouch Batik Sriekandi Patra. Meski penampilannya mungil, pouch kami dapat memuat cukup banyak barang, seperti koin, ponsel, dan uang kertas. Resleting yang kokoh dan lapisan busa dan kain pelapis yang dijahit rapi memastikan barang anda aman. Sementara itu, bagian batik luar berbahan dasar katun primisima, sehingga halus, tebal, dan berkualitas.

Tote Bag.

Kain katun primisima , Kain Blacu
UKURAN: 31,5cm x 39,5cm

Berikan sentuhan praktis dan berbudaya dalam penampilanmu dengan tote bag batik tulis Sriekandi Patra. Terdapat tiga motif yang dapat dipilih: kawung ciprat, wajik, dan anyaman gedek. Batik-batik tersebut memiliki keunikan tersendiri, karena proses pencantingannya dilakukan dengan kuas. Wajik yang minimalis mencerminkan keseimbangan alam. Kombinasi batik kawung dengan motif ciprat mencerminkan kepemimpinan dan hati nurani, serta keterbukaan pikiran. Sedangkan, anyaman gedek melambangkan kebersamaan dan persaudaraan.

Sarung Bantal

Kain katun primisima , Kain Blacu
UKURAN: 40,5 x 40,5cm dan 53,5 x 50,5cm

Percantik bantal sofa anda dengan sarung bantal batik tulis karya Sriekandi Patra. Dengan motif-motif buatan tangan yang terinspirasi dari alam, sarung bantal Sriekandi Patra memberikan kesegaran yang unik pada tampilan ruangan.

Tertarik dengan produk
Batik Srikandi Patra?

Hubungi kami untuk lebih lanjut